Rabu, 04 Juli 2012

puisi cipta saat senja


langit senja mempertajam perihku
ketika angin berhembus
menusuk jantung piluku
kejenuhan tak berujung
menyisakan luka batin tak terobati
relung hati masih terkoyak
nyeri terbelenggu
masih tak terjawab akan tanyaku...

malam yang menyambut kegundahan
bintang tak satupun terbit
bulan enggan menemani hati yang risau
tinggalah ku tak satupun mengerti..
hanya diri sendiri... ,
lebih baik ku mencoba mengerti diriku sendiri..

Selasa, 03 Juli 2012

cerpen air mata

KEHILANGAN.
oleh: Aminatur Rohmah
Selalu akan ada akhir...
Begitu pula tentang kehadiranmu
Namun apakah baiknya secepat itu?
Hanya menyisakan perih..
Sejujurnya... aku tak pernah menyesal telah mengenalmu.
Yang paling mengerti kehadiranku kini hilang.

Emosi apa yang mesti ku pergunakan?

Kamis, 14 Juni 2012

AKU DAN FLP


“AKU & FLP”
Oleh: Aminatur Rohmah
             

          Pertama kali aku mengetahui nama FLP adalah dari akun jejaring sosial facebook. Aku melihat dari facebook seseorang teman. Awalnya aku belum kepikiran untuk bergabung atau sekedar menanyakan seluk beluk tentang FLP. Setelah ada seseorang senior ku di suatu organisasi kampus memberitahu tentang acara Writing Super Camp II. Entah apa yang aku pikirkan saat itu. Tiba-tiba aku menjadi tertarik untuk ikut. Kemudian informasi lebih lanjut datang seiring dengan berjalannya waktu dan aku tak perlu menunggu lama. Mengikuti WSC II adalah awal dari pengalamanku tentang FLP. Aku semakin yakin untuk bergabung dengan FLP karena orangtua ku mendukung. Mereka tahu kalau aku memang suka menulis dan membaca.

resensi novel


RESENSI NOVEL “KAU, AKU, DAN SEPUCUK ANGPAU MERAH”, TERE-LIYE
Oleh: Aminatur Rohmah
·         Judul               : Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah
·         Pengarang       : Tere Liye
·         Penerbit           : PT. Gramedia Pustaka Utama
·         Tahun terbit     : 2012
·         Tempat terbit   : Jakarta
·         Tebal               : 512 Halaman
·         Ukuran            : 13.5 x 20 cm
·         Ilustrasi buku   : putih, coklat lembut, coklat kehitaman, tulisan judul berwarna putih, warna dasar merah lembut, disertai gambar wanita berpayung dan sepit-sepit berjejeran di tepi sungai.

Tere-Liye ialah penulis berbahasa indonesia. Menurut informasi dari dunia maya, Ia adalah penulis yang tidak terlalu menunjukkan informasi pribadi. Novel-novel karya Tere Liye di antaranya Ayahku (bukan) Pembohong, Moga Bunda disayang Alloh, Senja bersama Rosie, Bidadari-bidadari Surga, Rembulan Tenggelam di Wajahmu, dsb.

selingan...



Halo teman-teman.... ,, apakah kamu suka membaca? Suka kisah cinta yang sangat inspiratif?

Tanpa berpikir dua kali, bacalah novel karya TERE LIYE – KAU, AKU, DAN SEPUCUK ANGPAU MERAH.

Novel cerita cinta tapi tidak terlalu melo dan termehek-mehek. Kisah yang unik dan sederhana namun mampu memberikan pelajaran yang berharga.

So, tunggu apa lagi kawan? ,, segera dapatkan novelnya dan bacalah...






Salam semangat...^^
Pelangi senja.